Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

[No title]

Agar Tetap Aman Saat Pesawat Berguncang

Minggu, 8 Mei 2016 15:02

 

PENGAMAT Penerbangan, Alvin Lie menyatakan musim pancaroba seperti saat ini berpotensi terjadi turbulensi, terutama di daerah sekitar garis khatulistiwa. “Turbulensi yang dialami Etihad dan Hong Kong Air termasuk kategori Clear Air Turbulence (CAT) yang sering terjadi di daerah dekat khatulistiwa,” ujar Alvin.
Menurut Alvin, hingga saat ini belum ada teknologi radar di pesawat mampu menditeksi CAT. Alhasil turbulensi besar tersebut datang tiba-tiba tanpa adanya peringatan sebelumnya. “BMKG hanya mampu perkirakan daerah yang berpotensi terjadi CAT. CAT umumnya terjadi pada ketinggian sekitar 40.000 kaki di mana terbentuk jet stream yang banyak dimanfaatkan pesawat untuk efisiensi bahan bakar,” ujar Alvin.
Menurut Alvin, pada prinsipnya struktur pesawat telah dirancang tahan terhadap CAT, sehingga tidak membahayakan pesawat tetapi hanya membuat penerbangan menjadi tidak nyaman.
Agar tidak terjadi benturan yang hebat pada penumpang ketika terjadi CAT, Alvin pun meminta agar senantiasa menggunakan sabuk pengaman ketika sedang duduk ataupun tertidur dan berusaha agar tidak meninggalkan tempat duduk kecuali sangat diperlukan. “Penumpang yang tetap di tempat duduk dan pakai sabuk pengaman, sangat kecil kemungkinan alami cedera,” ucapnya.(tribunnews)
 
Editor: bakri

 

PENGAMAT Penerbangan, Alvin Lie menyatakan musim pancaroba seperti saat ini berpotensi terjadi turbulensi, terutama di daerah sekitar garis khatulistiwa. “Turbulensi yang dialami Etihad dan Hong Kong Air termasuk kategori Clear Air Turbulence (CAT) yang sering terjadi di daerah dekat khatulistiwa,” ujar Alvin.
Menurut Alvin, hingga saat ini belum ada teknologi radar di pesawat mampu menditeksi CAT. Alhasil turbulensi besar tersebut datang tiba-tiba tanpa adanya peringatan sebelumnya. “BMKG hanya mampu perkirakan daerah yang berpotensi terjadi CAT. CAT umumnya terjadi pada ketinggian sekitar 40.000 kaki di mana terbentuk jet stream yang banyak dimanfaatkan pesawat untuk efisiensi bahan bakar,” ujar Alvin.
Menurut Alvin, pada prinsipnya struktur pesawat telah dirancang tahan terhadap CAT, sehingga tidak membahayakan pesawat tetapi hanya membuat penerbangan menjadi tidak nyaman.
Agar tidak terjadi benturan yang hebat pada penumpang ketika terjadi CAT, Alvin pun meminta agar senantiasa menggunakan sabuk pengaman ketika sedang duduk ataupun tertidur dan berusaha agar tidak meninggalkan tempat duduk kecuali sangat diperlukan. “Penumpang yang tetap di tempat duduk dan pakai sabuk pengaman, sangat kecil kemungkinan alami cedera,” ucapnya.(tribunnews)
Editor: bakri

Post a Comment for " "